Kisahku BULLYING #0 : Keputusan

Bullying!!! Satu kata yang dulu saya tidak kenal namun saya alami kurang lebih selama 9 TAHUN LEBIH. Segala bentuk bullying sepertinya sudah saya alami semua dan itu menjadi kenangan mematikan yang selalu membayangi hidup saya HINGGA SAAT INI.
~~~
Menulis tentang diri pribadi saya (yang sebenar-benarnya) adalah hal yang sulit.  Sangat sulit! Karena itu seperti mengulik kenangan-kenangan dari masa lalu yang begitu menyedihkan.

Namun sesungguhnya di dalam hati, saya ingin menceritakan kisah hidup saya kepada seseorang suatu saat nanti. Saya ingin melepaskan semua yang telah tertumpuk dalam kepala saya lalu mengadu kepadanya. Saya ingin membuang semua ingatan yang sampai saat ini hanya saya simpan sendiri. Saya ingin berteriak hingga semua orang, oh tidak, satu orang saja - mau menoleh kepada saya.

Dan ketika saya mulai berbicara, selalu ada perasaan takut entah itu apa.

Hingga akhirnya saya memutuskan untuk ikut dalam euphoria media sosial mulai dari facebook, twitter, blog, askfm, path, bbm, instagram, dan berbagai alat publikasi lainnya sejak tahun 2011 silam yang memberikan kebebasan kepada siapapun untuk bersuara.
Biasanya saya menyamarkan cerita hidup saya dalam sebuah status yang kadang butuh waktu lama hingga saya memutuskan untuk benar-benar membagikannya di ruang publik. Karena seperti yang saya bilang tadi, saya adalah orang yang PENAKUT dan PEMALU disebabkan olah masa lalu saya itu.

Kemudian beberapa hari lalu saya berpikir, “saya harus melakukannya!”

Saya sadar memori ingatan saya terbatas. Bila hari-hari ke depan datang kenangan baru, mau tak mau kenangan yang memiliki level di bawahnya akan terhapus. Meskipun kenangan-kenangan dari masa lalu (tepatnya masa kecil hingga remaja) saya bukanlah hal-hal yang menyenangkan dan ingin saya lupakan, namun saya juga tidak mau kenangan itu pergi begitu saja tanpa ijin saya.

 Saya ingin kenangan itu pergi atas perintah saya atau tetap berdiam untuk menyelamatkan hidup saya.

Maka, dengan berbagai pertimbangan yang sudah saya pikirkan, entah nantinya tulisan saya akan dibaca atau tidak, saya hanya ingin menuliskan semuanya dalam blog ini. Saya ingin mulai membuangnya satu persatu dan mencoba ikhlas. SAYA INGIN MEMAAFKAN MEREKA DAN MEMAAFKAN DIRI SAYA SENDIRI.

 Bukan untuk mendapatkan simpati, pengakuan atau apalah orang akan menganggapnya. Siapalah saya ini?! Saya hanya ingin menumpahkan segalanya, saya ingin melepaskan semua yang menyesaki pikiran dan hati saya. SAYA INGIN MEMBUANG SEMUANYA. Karena saya ingin mengisi memori ingatan saya dengan kenangan-kenangan baru yang lebih baik. Kenangan yang membuat saya tersenyum, bukan menangis. Kenangan yang membuat saya bangga, bukan menyesal. Kenangan yang akan mengingatkan saya untuk terus bangkit saat jatuh.


Bismillah…


Tulungagung, 3 desember 2015
~Reezumi~