Kahayangan… Berasa di atas awan gitu ya?!
Iya, memang. Argo wisata yang masih dalam tahap perbaikan ini memang berada di dataran tinggi kecamatan Pagerwojo. Kurang lebih seratus meter jaraknya dari pertigaan Waduk Wonorejo. Kalau ke kiri itu arah Waduk Wonorejo dan Ranu Gumbolo, nah Argo Wisata Kahayangan Tulungagung ini harus belok kanan. Lebih tepatnya bersebelahan dengan SMPN 1 Pagerwojo. Untuk lebih jelasnya bisa melihat peta pada akhir tulisan ini.
Bunga. Iya, ada taman bunga yang indah dan cantik. Tumbuhan dengan beragam koleksi tersebut juga dijual untuk pengunjung yang berminat. Saya sendiri tertarik dengan bunga anggrek yang bermacam-macam jenisnya. Meski tidak begitu paham dengan dunia flora, tapi bagi saya, anggrek adalah bunga yang mencerminkan keanggunan yang bermartabat. Like a princess.
Selain itu, kedatangan saya bertepatan dengan mawar yang bermekaran. Sangat indah dan berwarna-warni. Baunya juga harum, membuat betah berlama-lama. Semua yang ada di sini bisa dibeli sebagai oleh-oleh. Harganya juga cukup terjangkau dibandingkan tempat-tempat lain. Pilihannya pun beragam.
Di tempat ini juga terdapat sebuah gardu pandang dengan pemandangan pepohonan dan kota Tulungagung dari kejauhan. Beberapa meter jaraknya terdapat balai yang cukup luas untuk beristirahat.
Argo Wisata Kahayangan mulai ramai pengunjung sejak awal Januari 2017 lalu. Tempat ini dibuka atas kerjasama pemerintah setempat dengan para warga sekitar. Alhamdulillah jadi semakin banyak lapangan pekerjaan bagi warga dengan membuka warung dan pekerja kebun. Wisata lain di sekitarnya adalah Waduk/Bendungan Wonorejo dan Ranu Gumbolo Tulungagung. Jika masih punya waktu, tidak ada salahnya mengunjungi kedua tempat wisata tersebut.
~Update Januari 2018~
Setelah mengunjungi Kampung Pelangi Tulungagung, saya mampir ke Argo Wisata Kahayangan yang letaknya tidak jauh dari sana. Ternyata sudah banyak perubahan yang terjadi di area luas tersebut. Selain memilki beragam tanaman hias, area wisata ini kini memiliki spot foto keren berbentuk hati loh. Sepertinya belum banyak orang yang mengunggah tempat ini ke media massa.
Selain sebagai tempat foto yang menarik, kini juga telah disediakan beberapa balai-balai dan tempat duduk dengan ornamen batu dan kayu. Sangat nyaman dan sesuai dengan pemandangan alamnya. Argo Wisata Kahayangan Pagerwojo ini cocok banget buat orang tua yang ingin mengenalkan dunia flora secara langsung kepada anak masing-masing. Kemarin saja, waktu saya tiba, sudah ada segerombolan anak-anak TK berseragam didampingi orang tua mereka sedang mengamati lingkungan sekitar.
Berikut ini beberapa
keuntungan mengajari anak tentang dunia flora secara langsung:
|
|
1.
|
Anak akan mudah paham dengan
contoh nyata/konkret.
Daripada hanya lewat buku,
menunjukkan benda nyata akan lebih mudah diingat oleh anak. Contohnya sepirti
bentuk bunga anggrek, aroma bunga mawar, tumbuhan yang beragam, fenomena
kumbang atau kupu-kupu yang mengisap madu, dll.
|
2.
|
Menciptakan
perasaan lebih mencintai alam utamanya tumbuhan.
Dengan
menjelaskan dan menunjukkan langsung bagaimana proses awal biji hingga dapat
menjadi tumbuhan atau pohon, serta bagaimana siklus hidup tumbuhan akan dapat
meningkatkan rasa kecintaan terhadap anak dan lingkungan. Mereka akan lebih
menghargai alam karena tau bahwa tumbuhan adalah makhluk hidup yang dapat
tumbuh dan mati.
|
3.
|
Memacu keatifitas anak.
Bermain di dalam kelas pasti
sangat membosankan. Untuk itulah, mengajak anak ke area terbuka seperti Argo
Wisata Kahayangan ini sangat membantu anak untuk lebih kreatif. Mereka akan merasa
lebih nyaman dan leluasa mengasarh rasa ingin taunya.
|
Sekarang saatnya mengenalkan anak pada dunia flora yang indah dan beragam.
Selamat liburan!!!
Selamat liburan!!!
INFORMASI
|
|
Nama
|
Argo Wisata Kahayangan
|
Alamat
lokasi
|
Desa
Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur
|
Akses
|
Sepeda motor, mobil, mini
bus. Aspal agak berlubang di beberapa titik. Angkutan umum tidak ada.
|
Tiket
masuk
|
Gratis
|
Parkir
kendaraan
|
Rp.2000 sepeda motor
|
Wisata
di sekitarnya
|
Kampung
Pelangi Tulungagung, Waduk Wonorejo, Ranu Gumbolo Tulungagung
|
|




0 Comments