Hai Mom, terimakasih sudah membaca NGGAK TEGA ANAK KENA IMPETIGO ATAU SULETEN, LUKALEPUH BERISI AIR! (Pt1). Proses penyembuhan luka suleten selanjutnya adalah berdasarkan arahan dari dokter kulit. Setelah mendapatkan rujukan dari Faskes Pertama BPJS, besoknya saya langsung dijadwalkan untuk ke poli kulit di salah satu Rumah Sakit terdekat. Dari dokter tersebut, anak saya mendapatkan resep obat oles MOFACORT CREAM dan dua obat minum yaitu TIRIZ DROP dan ACLAM.
Saya mengikuti
instruksi sebisa mungkin agar luka tidak semakin menyebar. Sebenarnya, untuk obat
oleh dokter disarankan untuk digunakan satu kali dengan pengolesan yang
tipis-tipis. Namun setelah mencari tahu lebih lanjut melalui beberapa youtube
kesehatan, saya memutuskan untuk mengoleskan dua kali yaitu di pagi hari dan
sore hari (kecuali pada area wajah)
Perubahan besar
terjadi pada hari kedua setelah menggunakan obat dari dokter kulit ini. Luka
berair itu banyak yang sudah mengering. Namun, pada hari ketiga, muncul
lepuhan-lepuhan baru lagi. Saya cukup khawatir, kenapa kok tidak bisa sembuh
total, malah terus bermunculan baru. Setelah dioleskan obat lagi, lepuhan baru
itu segera mengering. Tetapi lepuhan baru lainnya muncul lagi, begitu
seterusnya hingga hari pengobatan ke 10.
Jadwal kontrol ke dokter kulit yang kedua yaitu tanggal 28 Mei 2025. Di sana saya menyampaikan apa yang anak saya alami. Dokter pun juga berkata bahwa biasanya sudah sembuh pada pasien lainnya. Lalu anak saya diresepkan obat lagi, yaitu 2 obat sirup yang sama dengan sebelumnya, namun obat olesnya diganti dengan KLODERMA CREAM.
Ketika memakai
MOFACORT, luka kering dalam 2-3 hari dengan cara terkelupas dan meninggalkan
warna cerah (seperti bagian dalam kulit yang putih). Namun saat menggunakan KLODERMA,
pagi dioleskan sore hari luka langsung kering. Hasilnya sangat cepat kelihatan,
namun bekas luka yang timbul berwarna gelap (seperti kulit gosong). Disitu saya
agak khawatir, takut jika bekasnya tidak mudah menghilang.
Akhirnya, saya
memutuskan untuk beli MOFACORT lagi dan menggunakan keduanya. Pagi hari saya
oleskan MOFACORT SALEP (Karena mencari yang cream di sini tidak bisa ditemukan
di berbagai apotek) dan sore hari saya oleskan KLODERMA. Alhamdulillah pada
tanggal 31 Mei 2025, hampir semua luka mengering. Meskipun masih muncul lepuhan
baru, namun lebih sedikit dan tidak sampai meletus sehingga tidak menyebar.
Pada tanggal 8
Juni 2025 semua luka sudah hilang. Saya sudah menghentikan semua obat baik yang
sirup diminum atau obat oles. Sekarang hanya tinggal memulihkan warna kulit
saja. Mohon maaf tidak sempat mengabadikan kondisi setelah sembuh, namun pada
foto ini terlihat sedikit bagian leher sudah bersih dari luka.
Alhamdulillah,
kejadian ini memberikan banyak pelajaran bagi saya sebagai seorang ibu.
Ternyata, tanpa tertulis atau diucap siapapun, menjadi orangtua adalah sebuah
tanggungjawab besar, dimana setiap yang terjadi pada si anak, akan dirasakan
pula oleh kita para orang tua. Selama kurang lebih satu bulan merawat anak
sakit kulit Impetigo atau Suleten ini, saya Kembali terngiang betapa “mungkin”
dulu ibu dan bapak saya juga kesulitan, kebingungan, cemas, saat kecil merawat
dan membesarkan saya.
Buat para
orangtua, kalian memang hebat!!! Teruslah belajar dan berkembang untuk
membersamai anak tersayang.




0 Comments